Menu dan stok
Jumlah menu dijaga tetap masuk akal. Resep, kebutuhan bahan, pergerakan stok, dan menu yang benar-benar terjual dibaca secara rutin. Tujuannya supaya dapur dan bar tetap ringan tanpa mengorbankan pilihan yang dibutuhkan tamu.
Tentang Kopi Tempat Kerja
Orang datang untuk ngopi, bekerja, ngobrol, dan belajar. Di balik suasananya yang santai, KTK dijalankan sebagai bisnis yang lean: menu dibuat ringkas, operasional dibaca lewat data, dan sistemnya disiapkan agar bisa dipakai kembali saat membuka cabang.

Berawal dari kebutuhan sendiri
Kami pernah kesulitan mencari coffee shop yang nyaman dipakai cukup lama. Ada yang enak untuk mampir, tetapi kurang siap untuk bekerja. Ada juga ruang kerja yang lengkap, tetapi terasa terlalu formal untuk kebutuhan sehari-hari.
KTK lahir sebagai pilihan yang lebih sederhana. Pesan sesuai kebutuhan, pilih tempat duduk, buka laptop kalau mau, lalu jalani harimu tanpa merasa diburu waktu.
Setelah berjalan, kami melihat hal lain ikut tumbuh. Orang yang awalnya datang untuk urusan masing-masing mulai saling kenal, berbagi pengalaman, membuat kelas, dan membuka peluang bisnis.
Karena itu, KTK tetap kami jaga sebagai coffee shop. Bedanya, tempat ini juga memberi ruang agar orang bisa bertemu dan saling membantu sebagai #TemanKerja.
Namanya Tempat Kerja. Tapi kamu nggak harus kerja di sini.


Di belakang meja
Pengunjung cukup datang, pesan, lalu memilih tempat. Supaya pengalaman itu tetap sederhana, tim KTK merapikan banyak hal di belakangnya.
Jumlah menu dijaga tetap masuk akal. Resep, kebutuhan bahan, pergerakan stok, dan menu yang benar-benar terjual dibaca secara rutin. Tujuannya supaya dapur dan bar tetap ringan tanpa mengorbankan pilihan yang dibutuhkan tamu.
Resep, pelayanan, stok, dan alur kerja didokumentasikan. Tim punya standar yang sama, masalah lebih cepat terlihat, dan cara kerja yang sudah terbukti tidak perlu dibuat ulang dari nol.
Tim memantau penjualan, stok, kunjungan, pesanan tambahan, dan perilaku member. Data itu dipakai untuk memutuskan apa yang perlu dipertahankan, diperbaiki, atau dihentikan.
AI membantu tim menyusun skenario, merapikan dokumentasi, membaca data, dan melayani pertanyaan dasar melalui Kirana. Tim KTK tetap menentukan keputusan yang benar-benar dijalankan di cabang.
Yang sedikit harus kepakai
Buat kami, lean bukan soal memangkas pengalaman tamu. Lean berarti menjaga bisnis tetap ringan, terbaca, dan siap diulang tanpa membawa pemborosan ke cabang berikutnya.
Dari setiap Rp100 penjualan bersih, Rp29,3 tersisa sebagai laba bersih setelah seluruh biaya, periode 1 April sampai 30 Juni 2026.
Tidak ada stok kadaluarsa atau bahan yang dibuang tercatat. Stok dan produksi dijaga rapat.
Contohnya KTK Bintaro: mulai persiapan Mei, sudah beroperasi optimal Juli.
Struktur di belakang pertumbuhan
Kopi Tempat Kerja berada di bawah AGIA. Sebagai holding, AGIA membantu KTK menentukan prioritas bisnis, membangun sistem, dan menyiapkan kebutuhan teknologi. Tim KTK menjalankannya di cabang, membaca hasilnya, lalu membawa temuan dari lapangan kembali ke proses pengembangan.
Hubungan ini membuat KTK tidak berjalan sebagai proyek sekali jadi. Sistem diuji lewat operasional nyata. Yang bekerja dipertahankan. Yang tidak bekerja diperbaiki sebelum dibawa lebih jauh.
AGIA menjaga arah pengembangan. Tim KTK membuktikannya lewat operasional sehari-hari.
Kebutuhannya beda-beda
Ada freelancer yang datang untuk fokus, pekerja profesional yang bertemu tim, mahasiswa yang mengerjakan tugas, kreator yang mencari teman bertukar ide, dan pemilik bisnis yang membuka percakapan baru.
Kami menyebut semuanya #TemanKerja. Bukan karena mereka mengerjakan hal yang sama, tetapi karena mereka berbagi ruang dan punya kesempatan untuk saling membantu.
Dukungannya bisa sederhana. Datang ke kelas, mengenalkan orang yang tepat, membeli produk teman, membagikan pengalaman, atau menawarkan keahlian yang sedang dibutuhkan.
KTK membantu membuat pertemuan itu lebih mudah dimulai.
Kamu tidak perlu punya jabatan tertentu untuk jadi #TemanKerja. Cukup datang dengan sesuatu yang bisa dibagi atau kebutuhan yang bisa diceritakan.

Ada yang bisa kita kerjakan bareng?
Kalau kamu punya kegiatan, pengetahuan, usaha, jaringan, atau peluang yang berguna buat #TemanKerja, kami terbuka untuk ngobrol. Tidak harus langsung besar. Kita bisa mulai dari kebutuhan yang jelas dan bentuk dukungan yang masuk akal.
Adakan kelas, workshop, atau sharing session bersama KTK.
Gunakan KTK untuk diskusi, kerja bersama, atau pertemuan rutin yang relevan dengan anggotamu.
Kita bisa membahas sponsor kegiatan, acara bersama, corporate day, atau aktivasi yang relevan dengan keseharian #TemanKerja.
Ceritakan keahlian, partner, pelanggan, vendor, atau jaringan yang kamu butuhkan. Kalau ada pihak yang relevan dan sama-sama bersedia, KTK bisa membantu membuka percakapan.
Tempat ini dipakai, bukan hanya dikunjungi
Jumlah transaksi tetap penting. Untuk memahami apakah KTK benar-benar dibutuhkan, tim juga melihat berapa lama tamu tinggal, apakah mereka memesan lagi, dan seberapa sering mereka kembali.
Berdasarkan 172 ulasan Google per Agustus 2026.
Rata-rata stay, median 4 jam 45 menit. 84% tamu tinggal 3 jam atau lebih.
Enam dari sepuluh meja memesan lagi dalam kunjungan yang sama.
Pelanggan yang tercatat kembali, dengan frekuensi rata-rata 1,7 kali per minggu.
Durasi dan reorder dari sampel 25 meja selesai pada 31 Agustus 2026, jadi indikasi pola, bukan rata-rata seluruh periode.
Kegiatan #TemanKerja
Akan datangStress Relief with Canvas Painting adalah sesi melukis santai bareng Kopi Tempat Kerja dan Ngakarya. Buat kamu yang mau rehat sejenak, ngopi, main warna di kanvas, dan pulang dengan kepala lebih ringan.
Pintu kami terbuka
Ceritakan kegiatan, usaha, keahlian, atau peluang yang ingin kamu bawa. Kalau cocok, kita cari bentuk dukungan yang masuk akal untuk dijalankan bersama.
Kalau bertemu orang yang pas, lanjutkan obrolannya setelah kopi habis.
Pengembangan teknologi dan AI dilakukan bersama AGIA dan Ramoo, lalu dipakai dalam operasional KTK sehari-hari.
Akan datangBelajar cari cerita, wawancara, dan menulis berita langsung bareng Tri Broto, Pemimpin Redaksi Disway.id. Gratis, cukup jajan di KTK.
Akan datangAI sekarang bisa bantu kita nulis apa saja. Tapi tulisan yang punya sudut pandang, karakter, dan bikin orang berhenti baca tetap datang dari manusianya. Di kelas ini, Kadika dari Impactful Writing akan berbagi cara memakai AI sebagai alat bantu tanpa kehilangan gaya menulis kamu sendiri. Cocok buat yang sering bikin konten, kerja di marketing, freelance, atau sekadar pengin tulisanmu nggak terasa “AI banget”. Acara ini gratis, cukup jajan di KTK. Karena tempat terbatas, amankan spot kamu lewat RSVP ya.




Bingung mencari calon pelanggan yang tepat? Di sesi ini, peserta akan belajar mengenali sinyal kebutuhan dari data dan percakapan publik, lalu memanfaatkan AI untuk membantu mengumpulkan, menyaring, dan merangkum peluang yang relevan. Cocok untuk sales, marketing, business owner, maupun freelancer yang ingin prospecting lebih terarah. Yang akan dibahas: intent signal, riset calon klien, pengumpulan data sederhana, serta alur otomasi dengan AI dan n8n.






Bersama Bellinda Defi, peserta belajar membangun rasa percaya diri, menyampaikan ide dengan lebih jelas, dan berkomunikasi di depan audiens.



Sharing session penerapan AI untuk mendukung operasional dan pengambilan keputusan bisnis sehari-hari.



Sharing session penerapan AI untuk mendukung operasional dan pengambilan keputusan bisnis sehari-hari.


AI for Business Session - Chapter Tangerang From Strategy to Execution: Turning AI into Real Impact ✨ AI bukan lagi soal tools, tapi soal gimana nyusun strategi dan nge-execute di business. Di sini kita kupas gimana AI bisa dimulai dari ide → strategi → eksekusi, sampai akhirnya kepake di kerjaan. dengan pembicara Fahmul Ihsan Khairul Agentic AI Practitioner | RevoU B2B Instructor for AI | FSDA Alumni
Kegiatan ini mempertemukan orang yang ingin belajar dengan praktisi yang punya pengalaman untuk dibagikan. Topiknya berguna, suasananya tetap dekat, dan percakapannya bisa berlanjut setelah kelas selesai.